AKTIVITAS

DIVING

Kepulauan Banda memiliki setidaknya 30 lokasi penyelaman, semuanya memiliki sistem terumbu karang yang sehat dengan spons dan hamparan karang seperti tidak ada habisnya. Jumlah populasi ikan besar dan kecil amat mencengangkan. Ikan besar dan pelagis  merupakan daya tarik bagi para penyelam di Kepulauan Banda, seperti hiu martil, tuna dogtooth, dan masih banyak lagi. Selain itu, topografi yang menarik seperti gapura yang spektakuler di Pulau Hatta atau anomali pertumbuhan karang keras di Lava Flow akan membuat diving menjadi pengalaman yang tidak terlupakan.

Antara lokasi pmenyelam akan makan waktu sekitar 5 sampai 35 menit naik perahu. Musim terbaik untuk menyelam adalah dari bulan Maret sampai Juni dan September sampai pertengahan Desember. Menyelam di musim yang tepat biasanya nyaman, dengan arus ringan dan jarak pandang yang baik, namun dive master anda pasti akan memperingatkan Anda tentang beberapa situs yang mengalami arus kuat.

 

 TUR SEJARAH

Sejarah yang menjadi bagian dari Kepulauan Banda yang tidak terpisahkan membuat tur sejarah menjadi kegiatan yang amat menarik di Banda. Benteng-benteng tua yang berada di lokasi strategis untuk melihat pemandangan, perkebunan-perkebunan pala yang masih ada dan masih berproduksi sampai sekarang, dan perkampungan-perkampungan masyarakat yang sedikit banyak masih dapat mengingatkan kita pada zaman keemasan Kepulauan Banda.

Selain sejarah kolonial, Banda juga merupakan lokasi tempat dibuangnya tokoh-tokoh politik Indonesia, seperti: Hatta, Syahrir, dr. Cipto, dan Iwa Kusuma Sumantri. Rumah-rumah tempat mereka diasingkan masih utuh dan beberapa perkakas serta furniture yang pernah mengisi masih ada.

TRANSPORTASI

Kepulauan Banda tidaklah luas, sehingga tidak ada mobil dan kebanyakan masyarakat masih berjalan kaki. Transportasi antar pulau biasa dilakukan dengan perahu yang jadwalnya bisa didapat dengan mudah di pelabuhan. Penyewaan perahu juga dimungkinkan, kontak saja pemilik hotel tempat anda tinggal, atau langsung ke pelabuhan.

 

MAKAN

Hotel tempat anda tinggal pasti menyediakan makanan, tetapi jika anda di Pulau Neira, tidak ada salahnya untuk berkeliling dan mencoba restoran-restoran lokal yang ada. Makanan khas Banda memang dari rupanya tidak jauh berbeda dengan makanan di daerah Maluku lainnya, tetapi setelah diicipi maka anda akan merasakan perbedaan yang khas: rasa rempah-rempah yang kuat. Dengan adanya perkebunan pala, maka manisan pala, sirup pala, ataupun selai pala juga menjadi salah satu makanan yang wajib dicoba.